BAB
I
PENDAHULUAN
Latar
belakang
Rangka
merupakan alat gerak pasif pada hewan dan manusia,sistem rangka memeiliki
banyak fungsi yaitu,memberi bentuk tubuh,melindungi organ yang lunak dan sangat
vital,dan tempat melekatnya otot lurik.Rangka pada makhluk hidup spesies yg berbeda akan memiliki sistem rangka yang berbeda ,sesuai dengan tempat hidup dan cara hidupnya.
Tujuan
Mempelajari perbedaan rangka
tulang manusia dengan tulang katak.
BAB
II
METODE PRAKTIKUM
Waktu
Praktikum tentang tulang
rangka manusia dan katak dilaksanakan pada hari sabtu tanggal5 april 2019
Alat dan bahan
1. Katak Hidup2. Bahan Pembius ( eter )
3. Pingset
4. Scapel
5. Silet
6. Handscon
7. Bahan lain ( plastic, stereoform, kapas, Toples dan lain lain )
Cara Kerja
1. ambil katak hidup masukan dalam toples kecil2. ambil kapas yang telah ditetesi eter masukan dalam toples sampai katak tidak sadar.
3. rebus katak dengan air panas selama 5 menit
4. kemudian kupas kulit katak dan daging otot katak secara perlahan, sehingga tersisa tulang dan sedikit daging katak
5. keringkan dipanas matahari
6. kemudian amati dan pelajari bagian – bagian tulang katak
7. bandingkan dengan tulang manusia
BAB
III
PEMBAHASAN
Fungsi Tulang Rangka
Tulang adalah jaringan ikat yang terdiri dari sel, serat,
dan matriks ekstraselular. Tulang berfungsi sebagai kerangka tubuh yang kaku,
dan memberikan tempat perlekatan pada otot dan organ yang terdapat pada tubuh
seseorang. Tulang juga melindungi otak, yang terletak didalam tengkorak. Tulang
melindungi jantung dan paru didalam rongga dada, dan organ seksual dan urinaria
terlindungi oleh tulang yang disebut tulang pelvis.Selain itu tulang juga berfungsi dalam hemopoiesis (pembentukan sel darah), dan sebagai reservoir (tempat penyimpanan) kalsium, fosfat, dan banyak mineral lainnya. Hampir seluruh kalsium (99%) pada tubuh tersimpan di dalam tulang, dan ketika tubuh butuh terhadap kalsium, maka kalsium tersebut akan berasal dari tulang.
Pembagian Tulang Manusia
Sejumlah 206
tulang membentuk sistem rangka manusia dewasa. Tulang dinamakan mengikut
tempatnya.Bagian-bagian rangka yaitu :
1. Rangka paksi
a. Tengkorak
- Kranium
-
Soket mata (atau Orbit) a. Tengkorak
- Kranium
- Tulang hidung
- Lubang telinga
- Rahang atas (atau Maksila)
- Rahang bawah (atau Mendibel)
- Bukaan pada dasar tengkorak
b. Turus vertebra
- 7 vertebra serviks - Bahagian leher
- 12 vertebra toraks - Bahagian toraks
- 5 vertebra lumbar - Bahagian pinggang
- 5 vertebra sakrum - Bahagian punggung
- 4 vertebra koksiks - Bahagian hujung tulang belakang
c. Sangkar rusuk
- 12 pasang tulang rusuk bersendi dengan vertebra toraks dan melengkung ke hadapan.
- 7 pasang tulang rusuk bersendi dengan sternum secara terus.
- 3 pasang yang lain dihubung secara tidak langsung dengan rawan.
- 3 pasang tulang rusuk terakhir tergantung bebas dan tidak dihubungkan kepada sternum.
2. Rangka apenda
a. Lengkungan pektoral
b. Lengkungan pelvis
c. Tulang-tulang anggota hadapan
d. Tulang-tulang anggota Belakang
3. Lengkungan pelvis
a. Ilium yang bersendi dengan sakrum.
b. Iskium (atau tulang pelana)
c. Pubis (atau tulang ari-ari)
Jenis – Jenis Tulang
1. Tulang Panjang
- Bentuk seperti tabung, kedua ujung bulat, dan ditengahnya
slindris (diafisis). - Terdiri dari 3 bagian: bagian ujung disebut epifisis, bagian tengah diafisis tersusun atas tulang keras.
- Bagian antara epifisis dan diafisis disebut cakraepifisis atau metafisis yang terdiri atas tulang rawan dan mengandung osteoblas.
- Berfungsi untuk sebagai alat pengumpil atau alat penunjang tubuh.
2. Tulang Pendek
- Berbentuk seperti kubus atau pendek tidak beraturan. Panjang, tinggi dan lebarnya hampir samba
- Tidak memiliki sumsum rongga, pada bagian dalam terdiri atas tulang spons (spongy bone) diisi oleh ruang sumsum
- Pada bagian luar dikelilingi lapisan tipis tulang kompak
- Fungsinya adalah untuk penahan benturan
3. Tulang pipih (ossa plana)
- Tulang pipih berbentuk gepeng memipih
- Mempunyai dua lapisan tulang kompak, yaitu lamina eksterna dan interna ossis karnii. Kedua lapisan dipisahkan oleh satu lapisan tulang spongiosa disebut diploe
- Fungsinya adalah untuk melindungi bagian tubuh yang lunak seperti otak, jantung dan paru-paru.
4. Tulang tidak beraturan (irregular)
- Memiliki bentuk tidak beraturan
- Struktur tulang ini menunjukkan daya tahan yang besar terhadap tenaga tekan
5. Tulang sesamoid
- Mirip dengan biji wijen –Berfungsi untuk mengurangi pergeseran dan perubahan arah dari tendo (ossa sesamoidea)
- Memiliki ruang atau sinus yang menghubungkan dengan udara (atmosphere)
- Tulang yang berkembang dalam organ-organ lunak
Rangka katak
Rangka katak tersusun atas endoskeleton yang
disokong oleh bagian-bagian yang lunak. Pada fase berudu tulang-tulangnya masih lunak dan
menjadi keras pada fase dewasa. Pada sambungan-sambungan tulang masih
tetap lunak dengan permukaan yang licin.
Tengkorak amfibi modern mempunyai tulang-tulang
premaksila, nasal, frontal, parietal, dan skuamosa. Tidak ada
langit-langit/ palatum sekunder pada amfibi, akibatnya neres internal lebih
maju di dalam langit-langit mulut. Di bagian ventral otak ditutupi oleh
tulang dermal dinamakan parasfenoid. Gigi ada pada premaksila, maksila,
palatine, vomer, parasfenoid, dan tulang dental.
Ada beberapa amfibi yang sama sekali tidak
memiliki gigi, atau gigi pada rahang bawah mereduksi. Jumlah vertebra
atau ruas tulang belakang pada amfibi bervariasi dan 10 ruas pada Salientia
sampai 200 pada Gymnophiona. Tengkorak bersendi dengan tulang tengkuk, jumlah
vertedrata kaudalnya bervariasi.
Bangsa Amphibia merupakan vertebrata yang
pertama mempunyai sternum (tulang dada) tetapi perkembangannya kurang sempurna.
Tulang iga hanya pendek dan kurang berkembang sehingga tidak berhubungan dengan
sternum seperti yang terjadi pada reptile, burung, atau mamalia.
Sebagian besar amfibi mempunyai dua pasang
tungkai dengan 4 jari kaki pada kaki depan dan 5 jari pada jari belakang.
Jumlah jari mungkin ada yang berkurang 2 buah.Tungkai belakang berkurang
seperti pada salamander, dan pasangan tungkai tidak ada pada Caecillia. Tungkai
biasanya tidak mempunyai kuku, tetapi ada semacam tanduk pada jari-jarinya.
Tulang punggung bersambung dengan kepala dan
ekstrimitas berfungsi menyokong tubuh dan melindungi sumsum, terdiri atas
9 columna vertebralis dan urostyle. Masing-masing vertebrae merupakan
satu segmen pendek yang fleksible.
Tiap-tiap vertebrae terdiri dari centrum atau
corpus yang memiliki lengkung atas (archus neuralis) sebagai tempat
semsum.Sebelah atasnya terdapat cuatan neuralis terdapat sepasang processus
articularis yang membuat vertebrae sedikit bergerak. Tulang tempurung
kepala bersenyawa. Tulang-tulang bersenyawa tidak dapat
digerak-gerakkan. Pada tulang yang panjang dibedakan atas bagian central
yang disebut diaphyse sedang kedua ujungnya disebut epiphyse. Pada diaphyse dan
epiphyse terdapat hubungan yang tidak teratur dan terkunci oleh sutura.
Pada katak sutura masih berupa tulang rawan
yang masih dapat tubuh terus, sedangkan pada burung dan sebagian besar
mammalia, masing-masing suturra menjadi tulang keras pada saat tertentu
sehingga pertumbuhan tidak terjadi.
BAB
IV
KESIMPULAN
Rangka pada manusia dan katak
memiliki sistem rangka yang berbeda-beda sesuai dengan cara hidupnya. Rangka
merupakan alat gerak pasif dan berfungsi memberi bentuk tubuh pada makhluk
hidup dan tempat melekatnya otot lurik.Sistem rangka bermodifikasi sesuai dengan cara hidup dan tempat hidup suatu Spesies. Contohnya kaki katak di modifikasi untuk melompat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar