Minggu, 07 April 2019

Praktikum anatomi dan fisiologi struktur bagian tulang pada manusia dan katak

BAB I
PENDAHULUAN

Latar belakang
        Rangka merupakan alat gerak pasif pada hewan dan manusia,sistem rangka memeiliki banyak fungsi yaitu,memberi bentuk tubuh,melindungi organ yang lunak dan sangat vital,dan tempat melekatnya otot lurik.
        Rangka pada makhluk hidup spesies yg berbeda akan memiliki sistem rangka yang berbeda ,sesuai dengan tempat hidup dan cara hidupnya.
Tujuan
        Mempelajari perbedaan rangka tulang manusia dengan tulang katak. 


BAB II
METODE PRAKTIKUM

Waktu 
       Praktikum tentang tulang rangka manusia dan katak dilaksanakan pada hari sabtu tanggal5 april 2019 
Alat dan bahan
1. Katak Hidup
2. Bahan Pembius ( eter )
3. Pingset
4. Scapel
5. Silet
6. Handscon
7. Bahan lain ( plastic, stereoform, kapas, Toples dan lain lain )
 Cara Kerja
1.  ambil katak hidup masukan dalam toples kecil
2.  ambil kapas yang telah ditetesi eter masukan dalam toples sampai katak tidak sadar.
3.  rebus katak dengan air panas selama 5 menit
4. kemudian kupas kulit katak dan daging otot katak secara perlahan, sehingga tersisa tulang dan sedikit daging katak
5.  keringkan dipanas matahari
6.  kemudian amati dan pelajari bagian – bagian  tulang katak
7.  bandingkan dengan tulang manusia


BAB III
PEMBAHASAN

Fungsi Tulang Rangka
     Tulang adalah jaringan ikat yang terdiri dari sel, serat, dan matriks ekstraselular. Tulang berfungsi sebagai kerangka tubuh yang kaku, dan memberikan tempat perlekatan pada otot dan organ yang terdapat pada tubuh seseorang. Tulang juga melindungi otak, yang terletak didalam tengkorak. Tulang melindungi jantung dan paru didalam rongga dada, dan organ seksual dan urinaria terlindungi oleh tulang yang disebut tulang pelvis.
      Selain itu tulang juga berfungsi dalam hemopoiesis (pembentukan sel darah), dan sebagai reservoir (tempat penyimpanan) kalsium, fosfat, dan banyak mineral lainnya. Hampir seluruh kalsium (99%) pada tubuh tersimpan di dalam tulang, dan ketika tubuh butuh terhadap kalsium, maka kalsium tersebut akan berasal dari tulang.

Pembagian Tulang Manusia
      Sejumlah 206 tulang membentuk sistem rangka manusia dewasa. Tulang dinamakan mengikut tempatnya.
Bagian-bagian rangka yaitu :                                             
1. Rangka paksi
a.    Tengkorak
-          Kranium
-          Soket mata (atau Orbit)
-          Tulang hidung
-          Lubang telinga
-          Rahang atas (atau Maksila)
-          Rahang bawah (atau Mendibel)
-          Bukaan pada dasar tengkorak
b.       Turus vertebra
-          7 vertebra serviks - Bahagian leher
-          12 vertebra toraks - Bahagian toraks
-          5 vertebra lumbar - Bahagian pinggang
-          5 vertebra sakrum - Bahagian punggung
-          4 vertebra koksiks - Bahagian hujung tulang belakang
c.       Sangkar rusuk
-          12 pasang tulang rusuk bersendi dengan vertebra toraks dan melengkung ke hadapan.
-          7 pasang tulang rusuk bersendi dengan sternum secara terus.
-          3 pasang yang lain dihubung secara tidak langsung dengan rawan.
-          3 pasang tulang rusuk terakhir tergantung bebas dan tidak dihubungkan kepada sternum.
2. Rangka apenda
a.        Lengkungan pektoral
b.        Lengkungan pelvis
c.        Tulang-tulang anggota hadapan
d.        Tulang-tulang anggota Belakang
3. Lengkungan pelvis
a.        Ilium yang bersendi dengan sakrum.
b.        Iskium (atau tulang pelana)
c.        Pubis (atau tulang ari-ari)


Jenis – Jenis Tulang
1. Tulang Panjang
-  Bentuk seperti tabung, kedua ujung bulat, dan ditengahnya slindris (diafisis). 
-  Terdiri dari 3 bagian: bagian ujung disebut epifisis, bagian tengah diafisis tersusun atas tulang keras. 
-  Bagian antara epifisis dan diafisis disebut cakraepifisis atau metafisis yang terdiri atas tulang rawan dan mengandung osteoblas.
-  Berfungsi untuk sebagai alat pengumpil atau alat penunjang tubuh.
2. Tulang Pendek 
-   Berbentuk seperti kubus atau pendek tidak beraturan. Panjang, tinggi dan lebarnya hampir samba
-    Tidak memiliki sumsum rongga, pada bagian dalam terdiri atas tulang spons (spongy bone) diisi oleh ruang sumsum
-    Pada bagian luar dikelilingi lapisan tipis tulang kompak
-    Fungsinya adalah untuk penahan benturan
3.  Tulang pipih (ossa plana)
-    Tulang pipih berbentuk gepeng memipih 
-    Mempunyai dua lapisan tulang kompak, yaitu lamina eksterna dan interna ossis karnii. Kedua lapisan dipisahkan oleh satu lapisan tulang spongiosa disebut diploe
-    Fungsinya adalah untuk melindungi bagian tubuh yang lunak seperti otak, jantung dan paru-paru.
4.  Tulang tidak beraturan (irregular) 
-     Memiliki bentuk tidak beraturan
-     Struktur tulang ini menunjukkan daya tahan yang besar terhadap tenaga tekan
5.  Tulang sesamoid
-     Mirip dengan biji wijen –Berfungsi untuk mengurangi pergeseran dan perubahan arah dari tendo (ossa sesamoidea)
-     Memiliki ruang atau sinus yang menghubungkan dengan udara (atmosphere) 
-     Tulang yang berkembang dalam organ-organ lunak

Rangka katak
      Rangka katak tersusun atas endoskeleton yang disokong oleh bagian-bagian yang lunak. Pada fase berudu tulang-tulangnya masih lunak dan menjadi keras pada fase dewasa. Pada sambungan-sambungan tulang masih tetap  lunak dengan permukaan yang licin.
    Tengkorak amfibi modern mempunyai tulang-tulang premaksila, nasal, frontal, parietal, dan skuamosa. Tidak ada langit-langit/ palatum sekunder pada amfibi, akibatnya neres internal lebih maju di dalam langit-langit mulut.  Di bagian ventral otak ditutupi oleh tulang dermal dinamakan parasfenoid.  Gigi ada pada premaksila, maksila, palatine, vomer, parasfenoid, dan tulang dental.
    Ada beberapa amfibi yang sama sekali tidak memiliki gigi, atau gigi pada rahang bawah mereduksi.  Jumlah vertebra atau ruas tulang belakang pada amfibi bervariasi dan 10 ruas pada Salientia sampai 200 pada Gymnophiona. Tengkorak bersendi dengan tulang tengkuk, jumlah vertedrata kaudalnya  bervariasi.
      Bangsa Amphibia merupakan vertebrata yang pertama mempunyai sternum (tulang dada) tetapi perkembangannya kurang sempurna. Tulang iga hanya pendek dan kurang berkembang sehingga tidak berhubungan dengan sternum seperti yang terjadi pada reptile, burung, atau mamalia.
      Sebagian besar amfibi mempunyai dua pasang tungkai dengan 4 jari kaki pada kaki depan dan 5 jari pada jari belakang. Jumlah jari mungkin ada yang berkurang 2 buah.Tungkai belakang berkurang seperti pada salamander, dan pasangan tungkai tidak ada pada Caecillia. Tungkai biasanya tidak mempunyai kuku, tetapi ada semacam tanduk pada jari-jarinya.
     Tulang punggung bersambung dengan kepala dan ekstrimitas  berfungsi menyokong tubuh dan melindungi sumsum, terdiri atas 9 columna vertebralis dan urostyle.  Masing-masing vertebrae merupakan satu segmen pendek yang fleksible.
      Tiap-tiap vertebrae terdiri dari centrum atau corpus yang memiliki lengkung atas (archus neuralis) sebagai tempat semsum.Sebelah atasnya terdapat cuatan neuralis terdapat sepasang processus articularis yang membuat vertebrae sedikit bergerak.  Tulang tempurung kepala bersenyawa. Tulang-tulang bersenyawa tidak dapat digerak-gerakkan.  Pada tulang yang panjang dibedakan atas bagian central yang disebut diaphyse sedang kedua ujungnya disebut epiphyse. Pada diaphyse dan epiphyse terdapat hubungan yang tidak teratur dan terkunci oleh sutura.
     Pada katak sutura masih berupa tulang rawan yang masih dapat tubuh terus, sedangkan pada burung dan sebagian besar mammalia, masing-masing suturra menjadi tulang keras pada saat tertentu sehingga pertumbuhan tidak terjadi.


BAB IV
KESIMPULAN
         Rangka pada manusia dan katak memiliki sistem rangka yang berbeda-beda sesuai dengan cara hidupnya. Rangka merupakan alat gerak pasif dan berfungsi memberi bentuk tubuh pada makhluk hidup dan tempat melekatnya otot lurik.
         Sistem rangka bermodifikasi sesuai dengan cara hidup dan tempat hidup suatu Spesies. Contohnya  kaki katak di modifikasi untuk melompat.










Taxonomi, morfologi, kandungan kimia, dan khasiat pada tanaman kemangi,bunga terompet,kayu manis,kacang tanah,dan murbei

Informasi tanaman obat


 1. Kemangi ( Ocinum Basilicum)

a.   Taxonomi ( klasifikasi )
Kingdom  : Plantae
Divisi       : magnoliophyte
Class        : magnoliopsida
Order       : lamiales
Family     : lamiaceae
Genus      : Ocimum

b.     Anatomi dan Morfologi
-          Terdiri atas akar tugang, daun hijau, bunga, batang, dan cabang
-          Tinggi antara 30 – 150 cm
-          Batangdikotil berbentuk segi empat, beralur, bercabang, berbulu, dan berwarna hijau.
-          Bunga terdapat pada ujung batang
-          Memiliki enam kuntum bunga
-          Berbau aromatic dan rasa agak pedas
-          Akar tunggang dengan warna putih kotor

c.       Kandungan Kimia 
-          Flavanoid
-          Eugenol
-          Arginin
-          Anetol
-          Boron
-          Minyak atsiri

d.       Khasiat
-          Anti mikroba
-          Membunuh jamur pada keputihan
-          Sebagai antibiotic dan antiinflamasi 
-          Sebagai antioksidan



 2. Bunga Terompet (allamanda catharica)

a.     Taxonomi ( klasifikasi ) 
Kingdom  : Plantae
Divisi       : magnoliophyte
Class        : magnoliopsida
Order       : apocynales
Family     : apocynaceae
Genus      : allamanda
            b.       Anatomi dan Morfologi
            -       Terdiri atas akar serabut, daun, batang, cabang dan bunga
            -        Bunga Terompet dapat tumbuh dan mekar pada setiap tahun
            -        Pada tanaman yang dapat tumbuh hingga lebih dari 2 meter
            -        Tangkai bunga ini berwarna hijau muda dan mempunyai daun yang agak kasar
            -        Warna kuning pada bunga Terompet sangat cerah
            -        Bunga mencapai ukuran   diameter 5 sampai 7, 5 cm

 c.       Kandungan Kimia
-         Atropine
-          Hyoscyamine
-          scopolamine

 d.       Khasiat 
-          Antikolinergik
-          Narkotik
-          obat bius
-          spasmolitik
-          anti-asma
-          antiinflamasi



 3. Kayu Manis (Cinnamomum burmanni)

a.       Taxonomi ( klasifikasi ) 
Kingdom  : Plantae
Divisi       : magnoliophyte
Class        : magnoliopsida
Order       : laurares
Family     : lauraceae
Genus      : cinnamomum

b.    Anatomi dan morfologi
-          Terdiri atas akar, batang, daun, bunga, dan buah
-          Daun Kayu Manis Berwarna keunguan
-          Bunga kecil dan berwarna kuning
-          Buahnya berbentuk meruncing dan berwarna hitam

c.     Kandungan Kimia 
-          eugenol
-          minyak atsiri
-          tanin
-          sinamaldehide
-          kalsium oksalat
-          safrole
-          zat penyamak
-          damar.

d.    Khasiat
-          Mencegah penggumpalan darah
-          Mengurangi sakit rematik
-          Anti bakteri
-          Menyeimbangkan hormone
-          Mencegah penyakit jantung


4. Kacang tanah (arachis hypogea)

a.       Taxonomi ( klasifikasi ) 
Kingdom   : Plantae
Divisi        : Traceopyta
Class         : magnoliopyta
Order        : leguminales
Family      : fabaceae
Genus       : Arachis

b.       Morfologi
-          Terdiri atas akar, batang dan daun
-          Akar tanaman memiliki nodul ( berbintil)
-          Batang tanaman berukuran pendek
-          Daun kacang Panjang berbentuk majemuk

c.        Kandungan Kimia
-          Vitamin E
-          Asam folat
-          Protein
-          Mangan
-          Biotin
-          Serat
-          antioksidan

d.       Khasiat
-          Mencegah diabetes
-          Mencegah pembentukan batu empedu
-          Menjaga kesehatan jantung
-          Mencegah depresi


5. Murbei (morus alba)

a.       Taxonomi ( klasifikasi ) 
Kingdom   : Plantae
Divisi        : Spermatophyta
Class         : magnoliopsida
Order        : rosales
Family      : maraceae
Genus       : morus

            b.       Anatomi dan morfologi
            -          Terdiri atas akar, batang, daun, bunga, dan buah
            -          Panjang daun dapat mencapai 30 cm
            -          Daun berbentuk cuping
            -          Buah majemuk dengan Panjang 2 – 3 cm 
            -          Buah berwarna merah pada saat muda dan berwarna ungu tua bila ranum

c.       Kandungan Kimia
-          Karoten
-          Adenin
-          Kolin
-          Eugenol
-          Asam folat
-          fosforkalsium

d.       Khasiat
-          Anti diabetes
-          Menurunkan kadar kolesterol
-          Meredakan asam urat
-          Antipiretik dan analgetik
-          Diuretic
-          antitusif